Waktu aku nonton televisi

idserver

Lihatlah kawan penyandang jas gelap itu
Mereka yang kita pilih dulu
Terlihat heroik di ruang sidang
Dengan teriakan sumbang
Saling menuduh lawan anti demokrat
Dengan bangga mengaku membela rakyat

Kata pewarta rakyat sekarang sudah pintar
Mampu bedakan mana baik mana benar
Politisi sekarang juga semakin pintar
Sedetik mampu hilangkan uang satu milyar
Itu kata pewarta juga

Harusnya negeri kita bangga
Mampu hidupi ratusan penjajah berdasi di istana
Dengan rumah dan mobil kelas nirwana
Hidup jemawa bersih tanpa cela

Sungguh bodoh mereka yang menggerutu
Berdemo berteriak sambil melempar batu

Mereka kecewa
Merasa dikibuli jagoan andalannya
Padahal dulu mereka bangga
Sok cerdas jagokan wakilnya
Yang diaggapnya titisan dewa

Duh rakyat malang
Nasibmu tetap saja terbelakang
Di atas ditendang
Di bawah saling menendang
Dari era Belanda-Jepang
Sampai sekarang
Tujuh kali ganti pimpinan
Hidupmu berada dibawah garis kewajaran

Jika kalian masih berhasrat seperti mereka
Duduk manis di ruang sidang sambil tertidur dengan mulut menganga

View original post 61 more words

3 OBOR PENYALA (Mindset, Disiplin, dan Mental)

#TimurNesia

3 OBOR PENYALA

Sering gagal? Keep calm.

Hidup itu berproses. Nikmati kegagalan demi kegagalan. Habiskan jatah gagal semuda mungkin. Semakin menipis jatah gagal kita, semakin kita dekat dengan potensi berhasil.

Pengalaman yang akan membawa kita untuk lebih cepat ‘besar’. Pertajam mindset, disiplin, dan pertebal mental. Itu modal utama setelah ibadah dan doa serta restu orangtua.

Petakan segala sesuatu dengan matang sebelum bertindak. Tapi, jangan kelamaan. Mainkan mindset dengan jitu dan efektif dari berbagai aspek. Lahirkan ide, buat perhitungan-perhitungan, lalu eksekusi. Jangan terlalu lama terjebak dalam diskusi berkepanjangan dan berujung pada pembiasan. Energi terkuras habis dalam ruang diskusi, eksekusi menjadi tertunda dan akan berpotensi gagal.

Disiplin dalam mengeksekusi ide yang sudah terpetakan adalah induk dari usaha pencapaian. Jangan tunggu dipaksa orang lain. Disiplinkan diri sendiri dengan memetakan waktu serapi mungkin.

Pertebal mental dalam menghadapi berbagai kemungkinan. Ada kalanya kita berhasil dengan pencapaian tersebut. Tapi, ada potensi gagalnya juga. Kalau berhasil terus…

View original post 520 more words